Blogger news

Rabu, 16 Oktober 2013

33 JAMA'AH HAJI WAFAT DI ARAB SAUDI


Gambar: 1,5 Juta Muslim Melakukan Haji dan termasuk di antara mereka 260 ribu Muslim Berasal dari Negara-negara Arab (al-jazeera)

Laporan: Yasser Baamer - Madinah al-Munawwarah
Penerjemah: Ahmad Ubaidillah

Sebuah laporan baru yang diterbitkan oleh Yayasan/Lembaga Swadaya Masyarakat Mtovi
Hajjaj untuk masyarakat sipil Negara-negara Arab, memberitahukan setidaknya tercatat 33 kematian di antara jama'ah Haji, di mana sebagian besarnya adalah para lansia.

Menurut laporan - yang diperoleh oleh Al-Jazeera Net, sesuai dengan teks yang diperoleh - tercatat ada 11 catatan kematian di antara jama'ah Haji dari Mesir, enam masing-masing dari Irak dan Sudan, serta tiga dari Maroko, juga dua kasus lainnya dari jamaah haji Yordania. Adapun catatan kematian yang tersisa berasal dari berbagai negara-negara Arab lainnya.


Sedangkan
dalam sebuah komentar khusus ke Al-Jazeera, Presiden Yayasan,
Faisal bin Muhammad Nuh membantah pernyataan bahwa kasus kematian tersebut disebabkan kepadatan (jama'ah Haji) atau mati lemas.

Lanjut Usia dan Penyakit 

Bin Nuh mengatakan bahwa mayoritas almarhum meninggal sebelum Hari Tarwiyah pada 8 Dzul-Hijjah 1434 H. di Mina. Beliau menambahkan bahwa penyebab kematian sebagian besar dari mereka adalah usia yang lanjut atau penyakit bawaan.

Menurut laporan tersebut, terdata 260 ribu jama'ah Haji berbangsa Arab berasal dari 19 negara Arab melalui berbagai jalur, baik darat, laut maupun udara yang kemudian singgah di Jeddah dan Madinah.Laporan Yayasan menunjukkan catatan kedatangan sejumlah 122.080 jama'ah Haji berbangsa Arab yang mendarat di Abdul Aziz International Airport King. Sementara pendatang dari Pelabuhan Jeddah Islamic berjumlah 14.215 jama'ah.


Adapun jama'ah Haji yang melalui Madinah, tercatat mencapai 85.636 jama'ah, termasuk di antaranya 15.058 datang melalui jalur darat.


Mesir merupakan negara yang memiliki jama'ah Haji terbanyak dengan jumlah 67.470 orang. Disusul Aljazair sejumlah 28.406 orang, diikuti oleh Maroko sejumlah 26.992 orang, dan  Irak, 26.191 orang
 

Jumlah jama'ah haji dari Sudan, 26.123 orang. Sementara itu dari Yaman 19.894 orang, 10.263 dari Yordania, serta 9.048 dari Tunisia. Adapun jumlah jama'ah Haji dari Libya 7.426 orang, dari Somalia 7.336 orang, dan Lebanon 5.098 orang. 

Jama'ah Haji Suriah 
Menurut pengamatan yang ada, terjadi penurunan jumlah jama'ah Haji dari Suriah, di mana jumlahnya tidak mencapai 3.500 orang datang melalui Turki, Mesir, Yordania, dan Libanon. Namun para pejabat Yayasan Ath-Thawafah Al-Arabiyah memperingatkan bahwa visa yang diberikan kepada koalisi oposisi Suriah hanyalah sejumlah 15.000 visa. Hal ini diperbolehkan oleh sebab pengakuan representatif yang sah, yang diberikan pemerintah Saudi kepada Suriah.

Mohammad Khaled Kuuki, Wakil Ketua Misi Suriah memberi penjelasan kepada aljazeera.net mengenai berkurangnya jumlah jama'ah Haji yang berasal dari banyak negara bagian (Suriah) yang saat ini masih di bawah kekuasaan rezim Bashar al-Assad.


Dia juga memberitahukan bahwa banyak warga Suriah yang semestinya diberikan donasi sumbangan melalui biaya Haji yang ada, demi membantu warga negara mereka yang saat ini berada dalam situasi kemanusiaan negara yang memburuk, juga di kamp-kamp pengungsi di negara-negara tetangga.


Kuuki menjelaskan pula bahwa koalisi meminta pemerintah Saudi untuk menjadi tuan rumah yang mampu menanggung biaya jama'ah Haji Suriah. Akan tetapi pemerintah Saudi tidak setuju dengan permintaan tersebut dikarenakan keterlambatan dalam masalah pengajuan. 


Sumber : Al Jazeera
Melalui bantuan google terjemahan (http://translate.google.co.id/#ar/id/) dengan banyak penyesuaian
الثلاثاء 10/12/1434 هـ - الموافق 15/10/2013 م)

0 komentar:

Posting Komentar