Blogger news

Senin, 28 April 2014

PILIH SAYA, ANDA SEJAHTERA


"Pilih saya no. 3, Indonesia semakin maju dan sejahtera!"
"Coblos no.5 untuk Indonesia Makmur, Adil, Jaya, dan Sentosa!"
Dan masih banyak lagi slogan-slogan di baleho-baleho mulai dari ukuran mini sampai jumbo, entah di jalan-jalan, pepohonan, bahkan sampai di Mushaf Al-Qur'an. Sebenarnya saya dan anda sebagai rakyat sudah muak melihat sampah-sampah semacam ini. Semua calon merasa pede memajang-majang fotonya di mana-mana. Semuanya naik ke ajang pamer dan pemujaan diri setinggi-tingginya, hingga berani menjamin yang bukan-bukan.

Tidak ada rasa cemas dan takut bahwa kepemimpinan itu tanggung jawab yang sangat berat. Karenanya, sampai hari ini tidak pernah kita temukan slogan: "Pilih saya no. 1, saya siap bertanggungjawab atas anda di Akhirat!" Tidak pernah dan tidak akan! Padahal firman Allah sudah sangat tegas menjamin beratnya tanggungjawab mereka nantinya:
"(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya; dan barangsiapa yang diberikan kitab amalannya di tangan kanannya maka mereka ini akan membaca kitabnya itu, dan mereka tidak dianiaya sedikitpun."
(QS. Al-Israa': 71)

Siapkah anda berdiri di hadapan Allah sebagai penanggung jawab atas umat anda?
Untuk bertanggung jawab atas diri anda sendiri saja sudah berat!
Memangnya, apakah anda merasa sudah anggap ringan urusan diri anda pribadi, kok begitu pedenya siap menanggung umat?
Hari ini mungkin anda masih mengelak ini dan itu, tapi suatu saat anda akan berdiri bertahun-tahun lamanya menanggung penyesalan tanpa bisa mengelak satu-centi pun.

Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda:
"Kalian akan berambisi untuk mendapatkan kekuasaan, padahal ia akan menjadi penyesalan dan kerugian pada hari kiamat. Betapa nikmatnya saat menyusu dan betapa susahnya saat disapih."
(HR. An-Nasa'ie no. 5290)

Benarlah Ulama' yang telah menentang sistem Demokrasi dan pembentukan Partai-partai Politik. Kampanye-kampanye yang kita lihat hari ini tidak lain hanya akan menjadi penyesalan yang panjang bagi para pelakunya di hari Kiamat. Kalau tidak percaya, sebaiknya tidak anda buktikan!

0 komentar:

Posting Komentar