وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ
النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَباً جَنِيّاً
Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu
ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak
kepadamu.(QS.
Maryam:25) (Kisah Maryam Bunda Isa as.)
Saat itu adalah saat keputus-asaan seorang Maryam memuncak,
ia memasrahkan diri untuk mati sebelum bayi yang dikandungnya lahir. Oleh sebab
ia telah tercampakkan dari masyarakat karena misteri janin yang dikandungnya
itu. Saat itu ia tengah bersandar pada sebatang pohon kurma. Kemudian Malaikat
Jibril datang menghiburnya dengan jaminan memastikan, bahwa bayi yang
dikandungnya adalah seorang yang mulia (Ash-Shiddiqiey, 1966:810).
Jibril pun menyampaikan perintah Allah
untuk menggoyang-goyangkan pangkal pohon kurma agar kurma yang masak dapat
gugur ke tempat ia bersandar, -dalam tafsiran Ash-Shiddiqiey, huzzii
berarti menarik-narik (Ash-Shiddiqiey, 1966:810), -adapun dalam kamus
Al-Munjied (2007:864), huzzii yang merupakan fi’il amr (bentuk
kata kerja perintah) dari hazza berarti harraka, yakni
menggerak-gerakkan, menggoyang-goyangkan, ataupun menarik-narik sesuatu. Lalu
ada apa dengan perintah dan takdir atas pemilihan kurma sebagai asupan gizi
seorang wanita dalam kondisi hamil pra melahirkan?
Dari segi kandungan karbohidrat, kurma
mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa dan sejumlah kecil polisakarida (seperti
cellulose dan pati), serta sejumlah kecil senyawa-senyawa turunan karbohidrat
seperti pektin, dan serat kasar. Demikian karbohidrat menjadi komponen utama
dari kurma. Kandungan glukosa kurma yang berkisar 70% tentu dapat menyokong
energi utama wanita dalam proses hamil dan melahirkan. Selain itu, pektin yang
dikandungnya pun dapat menurunkan cholesterol plasma yang dimiliki wanita
tersebut (www.budayangeblog.wordpress.com).
Dari segi kandungan zat-zat mineral, kurma
mengandung kalsium, fosfor, kalium, belerang, natrium, khlor, magnesium, besi,
mangan, tembaga, kobalt, seng, khrom, yodium dan fluor. Adapun hal menarik yang
ditawarkan olehnya adalah terapi suplementasi besi dalam kasus-kasus anemia
karena kekurangan zat besi selama masa anak-anak, selama masa hamil, dan dalam
kasus haemorrhages yang timbul akibat menstruasi, parturition atau terluka. Demikian
kebutuhan zat besi sehari-hari dengannya dapat terpenuhi dalam segala situasi (www.budayangeblog.wordpress.com).
Kurma tidak menimbulkan berbagai efek
samping seperti mual, sakit kepala, dan hilang nafsu makan seperti yang
ditimbulkan oleh metode suplement zat besi dalam bentuk tablet. Di samping itu
zat besi yang dikandungnya juga lebih mudah diserap tubuh dengan adanya
glukosa, fruktosa dan vitamin C (para pembantu absorpsi zat besi oleh tubuh) di
dalamnya (www.budayangeblog.wordpress.com).
Lalu dari segi kandungan vitaminnya, kurma
mengandung vitamin B1, B2, B6, C, pro-vitamin A, biotin, asam folat,
nicotinamide, retinol equivalent, dan asam pantotenat. Energi yang terkandung
dalam buah kurma segar (kandungan airnya 86%) adalah sebesar 406.14 kJ (96.7
kcal) per 100 g buah segar. Sedangkan kurma kering (kadar airnya kurang dari
20%) mengandung energi sebanyak 1680 kJ (340 – 400kcal) (www.). Ditambah lagi
dengan ketiadaan kolestrol dan lemak di dalamnya, kurma dapat meredakan tekanan
darah tinggi yang dimiliki wanita dalam masa-masa hamil dan melahirkan (www.budayangeblog.wordpress.com).
Sungguh kombinasi asupan gizi yang sempurna bagi Maryam beserta seluruh wanita
hamil dan melahirkan.






0 komentar:
Posting Komentar