Blogger news

Kamis, 12 Desember 2013

NATAL YESUS DI POHON KURMA


وَهُزِّي إِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسَاقِطْ عَلَيْكِ رُطَباً جَنِيّاً
 Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu.(QS. Maryam:25) (Kisah Maryam Bunda Isa as.)

       Saat itu adalah saat keputus-asaan seorang Maryam memuncak, ia memasrahkan diri untuk mati sebelum bayi yang dikandungnya lahir. Oleh sebab ia telah tercampakkan dari masyarakat karena misteri janin yang dikandungnya itu. Saat itu ia tengah bersandar pada sebatang pohon kurma. Kemudian Malaikat Jibril datang menghiburnya dengan jaminan memastikan, bahwa bayi yang dikandungnya adalah seorang yang mulia (Ash-Shiddiqiey, 1966:810).

       Jibril pun menyampaikan perintah Allah untuk menggoyang-goyangkan pangkal pohon kurma agar kurma yang masak dapat gugur ke tempat ia bersandar, -dalam tafsiran Ash-Shiddiqiey, huzzii berarti menarik-narik (Ash-Shiddiqiey, 1966:810), -adapun dalam kamus Al-Munjied (2007:864), huzzii yang merupakan fi’il amr (bentuk kata kerja perintah) dari hazza berarti harraka, yakni menggerak-gerakkan, menggoyang-goyangkan, ataupun menarik-narik sesuatu. Lalu ada apa dengan perintah dan takdir atas pemilihan kurma sebagai asupan gizi seorang wanita dalam kondisi hamil pra melahirkan?

       Dari segi kandungan karbohidrat, kurma mengandung glukosa, fruktosa, sukrosa dan sejumlah kecil polisakarida (seperti cellulose dan pati), serta sejumlah kecil senyawa-senyawa turunan karbohidrat seperti pektin, dan serat kasar. Demikian karbohidrat menjadi komponen utama dari kurma. Kandungan glukosa kurma yang berkisar 70% tentu dapat menyokong energi utama wanita dalam proses hamil dan melahirkan. Selain itu, pektin yang dikandungnya pun dapat menurunkan cholesterol plasma yang dimiliki wanita tersebut (www.budayangeblog.wordpress.com).

       Dari segi kandungan zat-zat mineral, kurma mengandung kalsium, fosfor, kalium, belerang, natrium, khlor, magnesium, besi, mangan, tembaga, kobalt, seng, khrom, yodium dan fluor. Adapun hal menarik yang ditawarkan olehnya adalah terapi suplementasi besi dalam kasus-kasus anemia karena kekurangan zat besi selama masa anak-anak, selama masa hamil, dan dalam kasus haemorrhages yang timbul akibat menstruasi, parturition atau terluka. Demikian kebutuhan zat besi sehari-hari dengannya dapat terpenuhi dalam segala situasi (www.budayangeblog.wordpress.com). 

       Kurma tidak menimbulkan berbagai efek samping seperti mual, sakit kepala, dan hilang nafsu makan seperti yang ditimbulkan oleh metode suplement zat besi dalam bentuk tablet. Di samping itu zat besi yang dikandungnya juga lebih mudah diserap tubuh dengan adanya glukosa, fruktosa dan vitamin C (para pembantu absorpsi zat besi oleh tubuh) di dalamnya (www.budayangeblog.wordpress.com).

       Lalu dari segi kandungan vitaminnya, kurma mengandung vitamin B1, B2, B6, C, pro-vitamin A, biotin, asam folat, nicotinamide, retinol equivalent, dan asam pantotenat. Energi yang terkandung dalam buah kurma segar (kandungan airnya 86%) adalah sebesar 406.14 kJ (96.7 kcal) per 100 g buah segar. Sedangkan kurma kering (kadar airnya kurang dari 20%) mengandung energi sebanyak 1680 kJ (340 – 400kcal) (www.). Ditambah lagi dengan ketiadaan kolestrol dan lemak di dalamnya, kurma dapat meredakan tekanan darah tinggi yang dimiliki wanita dalam masa-masa hamil dan melahirkan (www.budayangeblog.wordpress.com). Sungguh kombinasi asupan gizi yang sempurna bagi Maryam beserta seluruh wanita hamil dan melahirkan.

0 komentar:

Posting Komentar